
Pembelajaran Tatap Muka di Gedung Theater FT UNY (Dokumentasi PT VILABS)
Dengan tujuan membangun talenta digital muda, VILABS mengajak mahasiswa UNY untuk menguasai dunia digital melalui kegiatan VILABS Mengajar. Topik utama kegiatan ini adalah terkait UI/UX Design. Acara ini diselenggarakan pada Rabu, 15 Oktober 2025, di Ruang Teater, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta. Dihadiri setidaknya 50 mahasiswa, kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 100 menit.
Sebagai bagian dari mata kuliah Program Studi S1 Teknologi Informasi, pembelajaran ini membahas terkait antar muka pengguna serta pengalaman pengguna. Hal itu sejalan dengan adanya mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer (IMK) yang diampu oleh Nurkhamid, S.Si., M.Kom., Ph.D.
Adanya kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara VILABS dan Universitas Negeri Yogyakarta melalui program pemerintah Praktisi Mengajar. Program ini bertujuan menghadirkan praktisi industri ke dalam lingkungan akademik. Hal itu ditujukan agar mahasiswa dapat memahami penerapan nyata konsep yang mereka pelajari di kelas. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan sesi pemaparan materi, tetapi juga kesempatan berdiskusi dan bertanya langsung kepada tim praktisi dari VILABS.
Kelas ini diisi oleh Nur Asyrof Muhammad, desainer dari PT VILABS. Asyrof merupakan Tim VILABS yang berpengalaman dalam pengembangan User Interface dan User Experience (UI/UX) pada berbagai proyek Digital Reality.
Dalam sesi ini, beliau membagikan wawasan tentang pentingnya peran desain dalam pengembangan produk digital. Menurutnya, desain bukan sekadar tampilan visual, melainkan juga cara memahami kebutuhan pengguna dan menghadirkan pengalaman yang intuitif.
Selain aspek fungsional tersebut, beliau juga menyoroti pentingnya kemampuan berkomunikasi melalui desain. Kemampuan ini sangat dibutuhkan karena desain menjadi jembatan pemahaman antara desainer dan programmer agar proses pengembangan berjalan selaras dan efisien. Lebih jauh lagi, desain juga berperan sebagai media untuk menyampaikan ide dan nilai produk kepada pengguna.
“Desain bukan hanya soal tampilan, tapi juga tentang bagaimana kita berkomunikasi lewat visual agar ide bisa dipahami oleh tim pengembang dan pengguna,” jelas Asyrof dalam sesi tersebut.
Figma digunakan sebagai media pembelajaranny. Selain itu, Figma juga digunakan untuk memperkenalkan cara kerja kolaboratif dalam proses desain. Mahasiswa diperlihatkan bagaimana perancangan user interface dilakukan di industri, mulai dari pembuatan wireframe hingga prototyping.
Sebagai media pembelajaran, Figma digunakan untuk memperkenalkan konsep desain aplikasi 2D. Mahasiswa diajak melihat secara langsung bagaimana proses wireframing dan prototyping dilakukan dalam dunia kerja. Selain itu, Asyrof juga memperlihatkan contoh desain yang dikembangkan oleh PT VILABS.
Contoh tersebut membuka wawasan mahasiswa tentang bagaimana prinsip UI/UX juga diterapkan dalam pengembangan produk berbasis teknologi imersif.

Tak hanya membahas aspek teknis, Asyrof juga berbagi insight tentang peluang kerja di bidang UI/UX dan desain 3D. Beliau menjelaskan adanya kesempatan bekerja secara remote di industri luar negeri. Mahasiswa mendapat gambaran nyata bahwa keterampilan desain kini sangat dibutuhkan di berbagai sektor. Bidang yang dimaksud meliputi healthtech, edutech, hingga industri kreatif global.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari inisiatif Kaprodi Teknologi Informasi. Tujuannya untuk memberi mahasiswa pemahaman lebih dalam tentang kebutuhan dan standar industri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memahami teori UI/UX dari sisi akademik. Selain itu, mereka juga dapat melihat langsung penerapan konsep tersebut dalam proyek nyata di dunia kerja.
Melalui kegiatan “VILABS Mengajar”, PT VILABS berkomitmen mendukung pengembangan talenta digital muda Indonesia. VILABS percaya kolaborasi antara pendidikan dan industri sangat penting. Langkah ini diharapkan mampu mencetak generasi kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan teknologi masa depan.
Ingin kampusmu berkolaborasi dengan VILABS? Hubungi kami dan jadilah bagian dari gerakan mencetak talenta digital unggul Indonesia!