Perusahaan Virtual Reality Indonesia | Jasa VR, AR & AI – VILABS

Dukungan BPAFK Kemenkes RI untuk Mendorong Hilirisasi Teknologi Virtual Reality sebagai Alat Kesehatan di Indonesia

IMG_0818.HEIC

VILABS bersama BPAFK Kemenkes Surakarta (Dok. PT VILABS)

Yogyakarta, PT VILABS Teknologi Indonesia mendapatkan dukungan dari Bapak Rasyidi Nur Aldebaran dari Balai Pengamanan Alat dan Fasilitas Kesehatan (BPAFK) Surakarta dalam mendorong hilirisasi teknologi Virtual Reality (VR) sebagai alat kesehatan di Indonesia.

Dukungan ini menjadi langkah positif bagi pengembangan teknologi VR alat kesehatan, khususnya untuk mendukung rehabilitasi pasien pasca stroke dan terapi bagi individu dengan autisme. Melalui pemanfaatan teknologi Digital Reality, VILABS berupaya menghadirkan inovasi yang dapat memberikan alternatif pendekatan dalam layanan kesehatan.

Pengujian Klinis sebagai Langkah Pengembangan Teknologi Kesehatan

Salah satu tahapan penting dalam hilirisasi teknologi VR adalah pelaksanaan pengujian klinis. Proses ini diperlukan untuk mengevaluasi keamanan dan kinerja teknologi sebelum dapat diedarkan dan dimanfaatkan secara lebih luas.

Pengujian klinis juga menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa teknologi yang dikembangkan memenuhi persyaratan yang berlaku sebagai alat kesehatan. Dengan demikian, pemanfaatan VR dalam bidang kesehatan tidak hanya berorientasi pada inovasi teknologi, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan dan efektivitas penggunaannya.

Pemanfaatan VR untuk Rehabilitasi dan Terapi

Teknologi Virtual Reality memiliki potensi untuk mendukung berbagai kebutuhan layanan kesehatan. Dalam pengembangannya, VILABS berfokus pada pemanfaatan VR untuk dua bidang, yaitu:

  • Rehabilitasi pasca stroke: Pemanfaatan lingkungan virtual sebagai bagian dari pendekatan rehabilitasi untuk membantu proses pemulihan pasien.
  • Terapi bagi individu dengan autisme: Pengembangan pengalaman virtual yang dapat mendukung pendekatan terapi sesuai kebutuhan individu.
 

Melalui pengembangan tersebut, teknologi VR diharapkan dapat menjadi salah satu inovasi yang mendukung perkembangan metode rehabilitasi dan terapi di Indonesia.

Komitmen VILABS dalam Hilirisasi Inovasi Digital Reality

Dukungan dari BPAFK Surakarta menjadi dorongan bagi PT VILABS Teknologi Indonesia untuk terus mengembangkan inovasi di bidang Digital Reality. VILABS berkomitmen mendorong proses hilirisasi teknologi agar hasil pengembangan tidak hanya berhenti pada tahap inovasi, tetapi juga dapat diarahkan menuju pemanfaatan nyata di sektor kesehatan.

Kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak menjadi elemen penting dalam membangun ekosistem inovasi teknologi kesehatan yang lebih maju. Melalui tahapan pengujian dan pengembangan yang sesuai dengan ketentuan, VILABS berharap teknologi VR dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan layanan kesehatan di Indonesia.

PT VILABS Teknologi Indonesia akan terus berinovasi dan berkolaborasi dalam menghadirkan solusi Digital Reality untuk mendukung masa depan teknologi kesehatan Indonesia.