Perusahaan Virtual Reality Indonesia | Jasa VR, AR & AI – VILABS

VR Dukung Pembelajaran Kolaboratif Antarprofesi dalam Penanganan Perawatan Luka Kronis​

image

PT VILABS Teknologi Indonesia percaya bahwa keberhasilan perawatan luka kronis tidak hanya ditentukan oleh keterampilan satu tenaga kesehatan, tetapi juga oleh kolaborasi yang baik antarprofesi. Namun, pengalaman bekerja dalam tim lintas profesi masih menjadi tantangan di banyak institusi pendidikan kesehatan. Mahasiswa umumnya mempelajari kompetensi sesuai bidangnya masing-masing dan baru merasakan kolaborasi secara langsung ketika memasuki praktik klinik.

Virtual Reality (VR) hadir sebagai salah satu inovasi pembelajaran yang mampu menjawab tantangan tersebut. Melalui simulasi imersif, mahasiswa dari berbagai profesi kesehatan dapat berlatih menangani kasus yang sama dalam lingkungan virtual, mengasah keterampilan klinis sekaligus membangun kolaborasi antarprofesi secara lebih interaktif, aman, dan dapat diulang sesuai kebutuhan pembelajaran.

VR Sebagai Ruang Latihan Bersama

Penelitian berjudul “Interprofessional Training in Virtual Reality for Health Care: Experimental Study on Procedural Knowledge and Willingness to Collaborate” yang dipublikasikan dalam Journal of Medical Internet Research mengevaluasi efektivitas pelatihan interprofesi berbasis Virtual Reality pada mahasiswa kedokteran, keperawatan, dan farmasi.

Dalam penelitian tersebut, mahasiswa bekerja dalam tim lintas profesi untuk menangani kasus pasien dengan luka tekan melalui simulasi Virtual Reality. Seluruh peserta berkolaborasi melakukan asesmen, menentukan langkah perawatan, hingga memilih terapi yang sesuai berdasarkan peran masing-masing profesi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Virtual Reality mampu meningkatkan pengetahuan prosedural mahasiswa dalam melakukan perawatan luka. Peserta menjadi lebih memahami urutan tindakan klinis yang tepat serta mampu menerapkan prosedur secara lebih sistematis melalui pengalaman belajar yang interaktif.

Berlatih Perawatan Luka Secara Kolaboratif dalam Lingkungan Virtual

Melalui simulasi Virtual Reality, mahasiswa dapat berlatih untuk:

1. Melakukan asesmen kondisi luka bersama tim lintas profesi.

2. Menentukan prosedur perawatan luka sesuai kondisi pasien.

3. Memilih jenis balutan dan terapi yang tepat berdasarkan hasil observasi.

4. Berkomunikasi dan berdiskusi dengan profesi kesehatan lain dalam pengambilan keputusan klinis.

5. Menerima umpan balik secara langsung terhadap setiap tindakan yang dilakukan.

Manfaat VR untuk Pembelajaran Interprofessional Education (IPE)

Penerapan Virtual Reality dalam Interprofessional Education (IPE) memberikan sejumlah manfaat, di antaranya:

1. Melatih kolaborasi lintas profesi tanpa perlu menyatukan jadwal secara fisik.

2. Memberikan pengalaman berulang yang aman tanpa risiko terhadap pasien sungguhan.

3. Mendukung pembelajaran yang lebih fleksibel tanpa bergantung pada kondisi klinis.

4. Meningkatkan kesiapan mahasiswa sebelum menghadapi praktik klinik.

Mendorong Transformasi Pendidikan Interprofessional Education (IPE)

Penerapan Virtual Reality memberikan peluang bagi institusi pendidikan kesehatan untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kolaboratif, interaktif, dan terukur. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori mengenai kerja sama antarprofesi, tetapi juga mengalaminya secara langsung melalui simulasi kasus yang menyerupai kondisi di lapangan.

Melalui berbagai proyek riset dan pengembangan yang terus berjalan, VILABS berkomitmen menghadirkan solusi pembelajaran berbasis Virtual Reality yang mendukung implementasi Interprofessional Education (IPE).

Kami membuka peluang kolaborasi dengan fakultas kedokteran, fakultas keperawatan, program studi farmasi, Poltekkes Kemenkes, fakultas ilmu kesehatan, serta berbagai institusi pendidikan lainnya untuk mengembangkan pembelajaran berbasis simulasi Virtual Reality yang mendukung kolaborasi antarprofesi.