- April 28, 2026
- 1510 Views
- 6 minutes read
Dukung Inovasi Lokal, Wamen Ekraf Irene Umar Uji Coba Langsung VR AUTIVA di JFFE 2026

Wamen Ekraf RI bersama Owner PT VILABS Teknologi Indonesia (Dok. PT VILABS)
Pada tanggal 15 April 2026, Lantai 4 Gedung Pusat Industri Jogja disulap menjadi ruang apresiasi yang memukau dalam rangkaian JFFE Expo 2026. Acara ini secara khusus mendisplai karya-karya unggulan dari para pelaku Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang tergabung dalam REKA YK (Komite Ekraf Kota Yogyakarta).
Ruangan tersebut menjadi etalase hidup dari potensi kreatif Jogja yang sangat beragam. Di tengah deretan karya fisik, kriya, dan kuliner yang luar biasa tersebut, kehadiran inovator digital membuktikan bahwa Jogja juga siap bersaing di kancah teknologi masa depan, khususnya melalui inovasi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR).oke
Display karya REKA YK kali ini benar-benar menunjukkan kekuatan ekosistem kreatif Jogja yang komprehensif. Pengunjung disuguhkan dengan karya-karya artisan dan jenama lokal kebanggaan, mulai dari kelezatan keju @mazaraatartisancheese, manisnya @cokelatndalem, sajian @soulabake, hingga racikan kopi @ramu.padu. Tidak ketinggalan produk kriya, audio, inovasi cetak 3D, serta representasi budaya dari @mediotones, @seruniaudio, @northy_id, @mcmurs_yk, @festivalsastrayk, dan @jaffjogja.
Menariknya, sektor teknologi pun unjuk gigi dengan sangat kuat. Ekosistem digital Jogja direpresentasikan dengan apik oleh kehadiran Botika dan PT VILABS Teknologi Indonesia. Jika Botika dikenal dengan keunggulannya di bidang teknologi percakapan dan AI, PT Vilabs memposisikan diri sebagai pionir di bidang immersive technology.
Inovasi Virtual Reality dan Augmented Reality oleh VILABS
Fokus utama kami di pameran ini adalah pemanfaatan VR untuk simulasi medis dan edukasi. Selain itu, kami juga memperkenalkan rekam jejak (output) inovasi Vilabs di sektor pariwisata (tourism). Kami telah sukses mengembangkan teknologi AR untuk interactive games, photobooth, hingga magic drawing, sebuah keajaiban interaktif yang mengubah gambar fisik menjadi animasi digital yang hidup, seperti yang bisa dinikmati di Museum Wahanarata. Meski portofolio pariwisata ini tidak didemonstrasikan secara fisik di meja display kali ini, rekam jejak ini mempertegas kapasitas Vilabs dalam meramu teknologi menjadi daya tarik pariwisata masa depan.

Momen paling istimewa di ruang display karya terjadi ketika Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Wamen Ekraf RI), Irene Umar, hadir untuk meninjau langsung karya-karya dari REKA YK. Saat mengunjungi deretan karya inovasi digital, perhatian beliau secara khusus tertuju pada inovasi kesehatan dari VILABS: AUTIVA (Autism Therapy)
Ibu Irene Umar tidak sekadar melihat visualnya; beliau langsung mengenakan perangkat Oculus yang kami sediakan di meja display dan masuk ke dalam dunia virtual AUTIVA. Beliau merasakan langsung bagaimana program aplikasi ini bekerja menciptakan lingkungan virtual yang terkontrol, aman, dan dirancang khusus untuk melatih sensorik serta kognitif individu dengan autisme. Interaksi langsung dari Wamen Ekraf ini menjadi validasi berharga bahwa produk teknologi karya anak Jogja mampu memberikan solusi nyata dan terukur di bidang healthcare.
Peran Teknologi dalam Dampak dan Kolaborasi
Teknologi yang Melengkapi Ekosistem Kreatif Hadirnya PT Vilabs dengan para pelaku Ekraf hebat di REKA YK membuktikan bahwa kreativitas dari Jogja sangatlah inklusif dan tak terbatas. Pengalaman tersebut bisa dirasakan melalui indra pengecap, didengar melalui kualitas audio premium, hingga dialami secara imersif melalui kacamata VR.
Bagi VILABS, apresiasi Wamen Ekraf terhadap AUTIVA menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi alat yang humanis dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Di sisi lain, rekam jejak kami dalam menghadirkan magic drawing dan inovasi AR membuktikan keluwesan teknologi dalam menciptakan kebahagiaan di ruang-ruang publik.
PT VILABS Teknologi Indonesia siap menjadi mitra strategis Anda. Apakah Anda instansi kesehatan yang membutuhkan solusi terapi VR yang terukur, atau pengelola bisnis dan destinasi wisata yang ingin menghadirkan interaksi digital (magic drawing/AR) yang tak terlupakan?
Hubungi kami, dan mari wujudkan inovasi tersebut bersama—dari Jogja untuk dunia.